Revisi Standar ISO: ISO meluncurkan hasil survey terhadap ISO 14001; pencapaian ‘nilai tinggi’ untuk lebih dari 50% responden

Tahun 2013 ISO/TC 207/SC1 - Komite Teknis ISO yang bertanggungjawab dalam melakukan revisi standar sistem manajemen lingkungan internasional ISO 14001 – melakukan survey mengenai ISO 14001 yang mencakup beberapa wilayah potensial untuk perbaikan berkelanjutan. Kuesioner survey termasuk di dalamnya terkait pada nilai-nilai yang terkandung dalam standar ISO 14001 untuk manajemen bisnis dan manajemen lingkungan, dan selanjutnya bagaimana ISO 14001 harus bisa menyampaikan dan menambah perhatian pada tantangan-tantangan sistem manajemen lingkungan di masa yang akan datang.

Hasil survey tersebut sudah keluar dan menarik untuk dibaca. Untuk manajemen lingkungan, respons dari pengguna menyarankan bahwa organisasi telah memahami nilai-nilai penting dari ISO 14001 dalam konteks kesesuaian dengan persyaratan hukum, perbaikan kinerja lingkungan, dan meningkatkan komitmen manajemen dan keterlibatan para pemangku  kepentingan.

Nyaris 75% partisipan memberikan nilai ‘tinggi’ hingga ‘sangat tinggi’ mengenai isu kesesuaian dengan persyaratan hukum dan memperbaiki kinerja lingkungan sebuah perusahaan; sedangkan lebih dari 60% memberikan nilai ‘tinggi’ hingga ‘sangat tinggi’ untuk komitmen manajemen dan keterlibatan pegawai.

Respon dari pengguna juga memberi masukan bahwa ISO 14001 telah menyediakan nilai-nilai yang bisa dipertimbangkan untuk manajemen bisnis, terutama untuk isu kesesuaian dengan persyaratan pemangku kepentingan, perbaikan kesan publik, perolehan tujuan strategis, dan berintegrasi dengan sistem manajemen bisnis. Lebih dari setengah peserta survey memberikan nilai ‘tinggi’ hingga ‘sangat tinggi, dan lebih dari 80% mengindikasi bahwa memberikan sekurangnya nilai rata-rata di area ini.

Lebih dari itu, 78% dan 63% responden memberikan sekurangnya nilai rata-rata di area ‘menyediakan keuntungan kompetitif dan manfaat finansial, secara berturut-turut.

Hasil ini selaras dengan motivasi yang dilaporkan dalam mengadopsi standar. Berdasarkan peringkat pengguna mengenai faktor yang mempengaruhi pemakaian standar, penggerak lingkungan yang paling kuat untuk penerapan ISO 14001 termasuk di dalamnya komitmen terhadap perlindungan dan pelestarian lingkungan, dan pengurangan risiko dari imbas lingkungan yang merugikan. Pengaruh utama yang terkait dengan manajemen bisnis termasuk di dalamnya persyaratan pelanggan dan kesan publik.

Menanggapi hasil tersebut, David Lawson, Direktur Teknis LRQA berkata “Apa yang harus dicatat dari hasil ini adalah bahwa lebih dari setengah  jawaban yang diberikan responden mengindikasi ‘nilai yang tinggi untuk manajemen bisnis’ dalam area integrasi dengan standar manajemen lain yang diterapkan oleh perusahaan – seperti standar sistem manajemen mutu ISO 9001 dan standar sistem manajemen energy ISO 50001. LRQA melihat integrasi sebagai komponen utama dalam revisi standar ISO yang dipercaya akan memberikan peningatan efisiensi dan penghematan untuk perusahaan yang menerapkan ISO 14001 dan standar-standar lain di seluruh dunia.”

LRQA adalah salah satu kontributor besar dalam perbaikan dan perkembangan standar dan panduan terkait dalam sektor sistem manajemen dan kesesuaian asesmen di seluruh dunia. Sebagai nama yang dikenal di industri ini – melalui keanggotaan kami dan juga karena posisi Mike James (Managing Director LRQA) sebagai ketua IIOS (Independent International Organisation for Certification), sebuah badan perdagangan sertifikasi global – para ahli kami secara aktif terlibat di komite teknis internasional untuk ketiga standar sistem manajemen terkemuka di dunia, khususnya ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001 / OHSAS 18001 (kesehatan dan keselamatan kerja).